Salah Satu Kunci Sukses Menurut Mas Basuki Hadimuljono

Oleh : Mohamad Amin Ahlun Nazar

Kenapa saya sering bertanya kepada senior kageogama mengenai pertanyaan pertanyaan holistik mengenai pemikiran seseorang? Karena mempelajari mengenai wisdom thinking dari orang lain sangatlah menarik. Wisdom thinking orang lain akan membawa kita kepada pemikiran yang lebih maju dan memberikan sudut pandang baru dalam menghadapi masalah. Bilamana cukup sabar mendengarkan, anda bisa mendengar pemikiran seseorang yang amat jauh berbeda dari orang kebanyakan dan menemukan bukan sekedar pemikiran rasional, terdapat humanisme, empati, kasih sayang, dan keilahian di dalam cerita cerita dan wisdom thinking seseorang.

Mas Basuki Hadimuljono berhasil menjadi menteri 2 periode, tentunya menjadi sebuah kemenarikan bagi kita mengenai apa yang menurut beliau menjadi kunci kesuksesan yang ia berikan sebagai petuah bagi generasi muda? 

Di hadapan para alumni pada halal bi halal kageogama, beliau menjawab pertanyaan saya ini.

Bilamana kita tanya pada rekan rekannya, terdapat beberapa tipikal jawaban mengenai kesuksesan Mas Basuki menjadi menteri, yang paling banyak, rekan rekannya bilang karena ia sedari dulu adalah pekerja keras. Muncullah cerita bagaimana ia rela menginap di kantor untuk menyelesaikan pekerjaan, cerita yang lain liburan ia masih bekerja di kantor, dan lain sebagainya. Kerja keras ini dikenali oleh kawan kawannya sedari kuliah dulu. Namun ternyata ini bukanlah jawaban mas Basuki sebagai kunci sukses. 

Di depan hadirin, ia menjelaskan pertanyaan mengenai kunci sukses, sebuah wisdom thinking yang menjadi perbendaharaan berharga bagi anak muda Kagegama. Ternyata bukan kerja keras yang ia anggap sebagai kunci sukses. Pak Basuki bilang, kunci sukses adalah akhlakul karimah

“Seseorang, sehebat apapun, kalau tidak memiliki akhlakul karimah, maka ia tidak dianggap apa apa oleh orang lain, oleh karena itu yang terpenting adalah akhlakul karimah ini”. Jawabnya.

Ini adalah budaya kita, budaya Kageogama yang saya yakini yang berasal dari kampus Geologi Gadjah Mada, semua pasti ingat bagaimana kita diajarkan bagaimana memiliki akhlakul karimah ketika Kuliah Lapangan dirumah warga?

Pernyataan Erick ketika mengatakan ‘Akhlaknya mana? ‘ dan menjadi viral, karena media menganggap jarang sekali seorang pejabat negara menyebutkan kosakata “akhlak”, seolah mengingat kan kita pada wisdom thinking yg disampaikan mas basuki. 

Sebagai anak muda, pembelajaran dari Mas Basuki ini sangat berharga, ternyata ia menganggap usaha seseorang membentuk akhlakul karimah lah yang menjadikan seseorang sukses. Saya jadi curiga, apa mungkin Erick juga belajar dari Mas Basuki?

Must Read

Salah Satu Kunci Sukses Menurut Mas Basuki Hadimuljono

Oleh : Mohamad Amin Ahlun Nazar Kenapa saya sering bertanya kepada senior kageogama mengenai pertanyaan pertanyaan holistik mengenai pemikiran...

Buku Bu Gayatri : Merawat Ingatan: Bencana Alam Dan Kearifan Lokal Di Pulau Jawa

Dr. Gayatri Indah Marliyani, S.T., M.Sc. (dosen sekaligus alumni Teknik Geologi UGM) pada awal tahun 2019 bersama dengan Bp. Djati Mardiatno (Geografi...

NGOBROL SANTUY KAGEOGAMA

Laporan Kegiatan Kageogama NGOBROL SANTUY KAGEOGAMA "Indonesia Role in the Future of Mining Industry : Gold,...